18 Agustus Setahun yang Lalu

Tepat setahun yang lalu. 18 Agutsus 2019. Dearea (begitu kami memanggilnya), abah dari saudara saya Didit berpulang ke hadirat Allah. Sunggu mendadak rasanya. Tepat di hari ulang tahunku. Kami semua shock. Tak percaya pada kenyataan yang terjadi. Bagaimana tidak beliau beberapa hari yang lalu masih sehat. Beliau sakit sehari sebelumnya, di bawa ke rumah sakit malam-malam dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir setelah sholat dengan di-tayammum-kan oleh Mbak Ifa, anak sulung beliau. Sungguh moment yang indah sekaligus mengandung duka yang dalam.


Saya sendiri mendapat kabar tengah malam. Jam 12 lewat dini hari.Saya terbangun entah karena apa. Saya ingat ini hari ulang tahun saya. Saya buka hape dan diantara pesan-pesan selamat ulang tahun saya dapati pesan duka dari Didit. Saya tanya berkali-kali, ini serius?? dan kenyataan memang tak selalu sesuai keinginan. Dearea sudah menutup usia. Drs. H. Abdul Hamid Muchsan berpulang ke Rahmatullah dengan tenang.


Buat saya Dearea adalah panutan banget. Ketegasannya dalam kebaikan, Kebaikannya yang konsistesn, sedekah yang tak berehenti bahkan ketika pemakaman banyak yang datang memberi kesaksian bahwa beliau adalah donatur, beliau adalah sumber dana, beliau rutin bersedekah. Masyaallah..

Bahkan di hari ulang tahun saya, beliau secara tak langsung memberi pelajaran berharga tentang kematian yang bisa datang kapanpun dan pada siapa saja.

Semoga beliau diberi tempat yang mulia di sisi Allah. Setahun sudah berlalu. Tetapi kenangan,pesan dan tauladan masih akan terus hidup di hati dan benak kami semua.








Comments