Ramadhan 2021 : Berdamai dengan Diri Sendiri dan Autoimun Psoriasis

Ramadhan kali ini sangat berbeda. Selain cerita pandemi yang kita semua rasakan, ramadhan kali ini juga menjadi ramadhan pertama saya tidak lagi berbuka dan sahur dengan menu yang "heboh" seperti tahun-tahun lalu bahkan sejak saya kecil.

Dulu berbuka puasa itu adalah moment istimewa yang rasanya harus banget dirayakan dengan menu yang paling istimewa, aneka rasa, aneka warna. Pokoknya perut harus dimanjakan. Lidah haruss terpuaskan. Sampai akhirnya bertahun-tahun kemudian dengan segala macam dinamika hidup sayapun kena autoimun Psoriasis.
Penyakit unik yang sulit sembuh. Rewel banget. Terus Gimana biar sembuh?
Setelah berbulan-berbulan mempelajari penyakit ini akhirnya sampailah pada kesimpulan bahwa tak ada obat kimia yang bisa membantu saya. Yang bisa membantu saya untuk menuju sembuh adalah memperbaiki pola makan, gaya hidup dan harus lebih tenang.
Sejak itu saya mulai berusaha berdamai dengan diri sendiri agar bisa berdamai dengan penyakit ini.
Tentang makanan, sejak itu saya tidak lagi makan gulten (terigu), gula pasir, susu sapi, daging sapi, makanan laut dan beberapa makanan enak lainnya. Karena semua itu bisa memicu peradangan dan penyakit nya kembali kambuh. Mula lagi dari awal dan itu gak enak banget.

Karena itulah ramadhan tahun ini sangat berbeda rasanya. Semua berjalan selow, pelan, tenang dan tak ada lagi ngiler-ngiler liat iklan marjan, es campur, aneka bolu, roti dan sebagainya karena saya menjadi sangat mencintai sayuran, buah dan aneka makanan tradisional tanpa terigu dan gula (biasanya saya pesan di teman saya
Emi Kurnia Lazuardi
). Kadang pun saya hanya berbuka dan sahur dengan kurma isi jahe, pepaya, nanas, jus buah sayur (Smoothies), paling enak kalau bikin Sepat dan Singang yang di sesuaikan banget.

Ribet? Gak kok, mungkin gak umum aja makanya kayak ribet tapi sederhana dan pasti terbiasa kok. Hasilnya? Alhamdulillah perut merata, pipi megempes, badan terasa lebih ringan dan tentu rasanya lebih sehat. Meski Psoriasis nya tidak bisa hilang dengan cepat tapi over all semua in progress.

Nge-Host acara Berugaq Budaya di TVRI NTB
Banyak banget impact baiknya sih setelah itu. Ketika kita mulai merasa tenang dan damai dengan diri sendiri maka banyak hal baik datang pada diri kita. Meski sedang tidak baik-baik saja (Psoriasis) alhamdulillah aktifitas kreatif tetap berjalan baik dan lancar. Channel Youtube lancar dan job-job lain juga alhamdulillah berdatangan.
Btw penjelasan tentang penyakitnya ada di video ini :

Comments