MemperHATIkan dengan Hati

Sejak remaja dan mulai jauh dari orang tua, pemikiran bahwa setiap manusia yang saya kenal masing-masing membawa minimal satu ilmu buat saya itu mulai muncul. Even mereka merasa tak memberikan apapun. Buat saya setiap orang adalah guru. Karena mengenal banyak orang adalah pengalaman dan pengalaman adalah guru yang baik. Even itu pengalaman orang.
Maka selalulah utamakan positif feeling karena seluruh isi semesta ini berkaitan satu sama lain. Ketika hati kita selalu berprasangka baik maka hal-hal baik pula yang akan datang. Sejak 2008, ketika saya berkenalan dengan Quantum Ikhlas dan Sang Penulis Erbe Sentanu, saya yakini bahwa The Law of Attraction itu nyata. Sejak itu saya percaya bahwa hidup ini ajaib. Hidup yang diberikan Allah pada kita sesungguhnnya sangat teratur dan indah. Tinggal kita yang menentukan apakan mau stay on the track yang Allah sudah kasi atau "banyak gaya" dengan berbuat hal-hal merugikan diri. Yang pasti ada gaya, ada tekanan.

Banyak orang baik di sekitar kita, bahkan yang dianggap orang sebagai orang tidak baik pun sesungguhnya membawa kebaikan jika kita berusaha memperHATIkannya. Kekuatan hati itu melebihi kekuatan pikiran. Itu saya sangat saya yakini dan berpengaruh besar dalam hidup saya.

Intinya yg ingin saya sampaikan adalah lebih seringlah berprasaan positif (berprasangka baik) daripada berpikiran positif. Atau minimal seimbangkan keduanya. Maka yakinlah akan banyak keajaiban dalam hidupmu.

Keajaiban itu hanya ada bagi mereka yang percaya.

Terimakasih Pak De Fahrurrozi Gaffar atas sharing pengalaman dan ilmu yang sangat berharga, tadi malam.


Comments