Ketika mengetahui Mak Suri (Dee Lestari) sedang mempersiapkan sebuah novel saya antusias sekali mengikuti feed instagramnya yang memang sejak dulu saya ikuti. Karya-karya Dee selalu saya tunggu sama seperti karya-karya Tasaro GK. Mereka dua penulis yang rasanya wajib bagi saya untuk membaca dan mengoleksi buku-buku mereka. Karena buku-buku mereka bukan sekedar drama tetapi jauh lebih dari itu. Mereka seakan bukan sedang bercerita saja tetapi seperti sedang melakukan healing untuk pembacanya dan itu yang saya rasakan. Ide dan gagasan mereka meski imajinatif namun amat sangat nyata untuk direalisasikan di dunia nyata. Menilik cara mereka mendeskripi jelas terasa pengetahuan mereka sungguh luas, riset mereka gak main-main dan bahas mereka yang ringan, renyah, bikin nyaman dan nagih. Sungguh penglaman membaca buku-buku mereka adalah pengalaman indah dan menyenangkan.
Kali ini Dee hadirkan trilogi Rapijali yang merupakan manuskrip dan ide cerita tertua yang ia miliki. 27 tahun manuskripnya berhibernasi, setelah disalip oleh Supernova, Perahu Kertas, Aroma Karya, Madre, Filosofi Kopi dan lainnya akhirnya Rapijali bangkit dari tidur panjangnya dan inilah dia sekelumit review Rapijali 1 : Mencari
***
Sinopsis
Ping merasa telah memiliki segala yang ia butuhkan. Dunianya yang damai di Pantai Batu Karas, rumahnya yang penuh alat musik di tepi Sungai Cijulang, seorang sahabat terbaik, serta kakek yang menyayanginya. Namun, diam-diam Ping menyimpan kegelisahan tentang masa depannya yang buram. Bakat musiknya yang istimewa tidak memiliki wadah, dan ia tidak berani bercita-cita.
Hidup Ping jungkir balik ketika ia harus pindah ke Jakarta dan tinggal bersama keluarga calon gubernur. Ping mesti menghadapi sekolah baru, kawan-kawan baru, dan tantangan baru. Mungkinkah ia menemukan apa yang hilang selama ini? Dan, apakah Ping siap dengan yang ia temukan? Bahwa, hidupnya ternyata tidak sesederhana yang ia duga.
Review
Saya pikir siapapun yang gak sadar kalau Rapijali adalah trilogi ia akan membenci antiklimaks di akhir novel Rapijali 1 : Mencari ini. Ya, karena di buku pertama ini tokoh utama kita Ping baru saja mengalami proses guncangan dahsyat dalam hidupnya. Hari-harinya yang tadinya seperti air tenang di dalam baskom tiba-tiba saja ketahun apa tau yang bikin banyak gelombang dan kekacauan. Ping tak punya pilihan selain merenangi setiap gelombang yang ia temui. Hidupnya sedang dikocok-kocok takdir yang seharusnya kita mahfum bahwa itu adalah proses menuju bentuk yang tepat.
Akhir dari Rapijali 1 : Mencari sungguh benar-benar seperti kita melihat oase di padang pasir lalu ketika kita mendekatinya airnya habis oleh sekawanan musafir sehingga kita harus duduk disana sebentar menunggu air berkumpul kembali. Dahaga yang harus segera diatasi namun kita harus dituntut untuk sabar sesebentar. Begitulah karena Rapijali 1 : Mencari benar-benar awal dari kisah panjang Ping yang akan mengoyak perasaan sekaligus membuatnya kembali berbunga-bunga indah. Ditambah lagi dengan dilengkapinya Novel ini dengan booksoundtrack yang manisss dan bikin bikin hati teriris.
Jadi suka tidak suka kalian harus membaca Rapijali 1 : Mencari jika ingin merasakan nikmatnya melahap Rapijali 2 : Menjadi dan Rapijali 3 : Kembali. Tenang saja, Mak Suri sudah meracik semua nya dengan sempurna. Semua sisi begitu detail dan meletup-letupkan segala warna rasa. Dibagian racik-meracik inilah bagian paling saya kagumi dari seorang perempuan bersuara Dewi, berimajinasi tinggi, dengan ide dan gagasan yang jitu : Dewi "Dee" Lestari.
Dengan segenap hati, saya sangat mengagumi nya.
Quotes Raijali 1 :
- Waktu adalah satu-satunya hal yang ia tidak punya- Ibarat putih yang mengandung semua warna, ombak adalah bunyi putih yang meleburkan segala kegaduhan dunia sampai tak ada satupun yang menganggu.
Detail Buku :
Original Title : Rapijali 1: Mencari
Published January 25th 2021
Series : Rapijali #1
Halaman : 368 Halaman
Characters : Lovinka Alexander, Yuda Alexander, Odin Mulyana, Acep Mulyana, Guntur Putra Sasmita, Dahlia Gunadi, Jemima Hartanto, Andreanus Maramis, Rakai, Inggil, Duloh
Comments
Post a Comment