Tidak ada yang benar-benar selesai di masa lalu. Semua meninggalkan jejak, membawa dampak entah itu baik atau buruk bagi hari ini, bahkan hari esok. Ambil contoh yang paling sederhana. Waktu kecil, saya selalu lari ketakutan setiap kali orang tua hendak membantu mencabut gigi susu yang sudah goyang demi memberi ruang bagi gigi permanen. Akibatnya, gigi saya tumbuh bertumpuk dan berantakan. Seiring waktu, saya tumbuh menjadi remaja hingga dewasa dengan susunan gigi bawah yang meruntuhkan rasa percaya diri. Puncaknya, di usia pertengahan tiga puluhan, ketidaknyamanan itu semakin nyata karena tuntutan pekerjaan di depan banyak orang dan di depan kamera. Saya pun terpaksa mendatangi dokter gigi, yang akhirnya mengharuskan tindakan pencabutan dan pemasangan implan dengan biaya yang tidak sedikit. Pengeluaran besar yang tak terduga itu berakar dari satu hal sepele di masa lalu, sebuah masalah kecil yang enggan saya selesaikan tiga dekade silam. Itu baru urusan gigi. Lalu, bagaima...
- Get link
- X
- Other Apps