Indonesia sering dijuluki sebagai Fatherless Country . Bukan karena para ayah tidak ada secara fisik, tapi karena kehadiran mereka sering kali sebatas "penyambung napas ekonomi" tanpa keterlibatan emosional. Padahal, bagi seorang anak, ayah adalah jendela pertama untuk melihat dunia luar. Jika jendela itu buram atau tertutup rapat, anak akan kehilangan arah dalam memandang dirinya sendiri. 1. Dampak Psikologis: Nakhoda Tanpa Kompas dan Haus yang Tak Padam Secara ilmiah, ketiadaan peran ayah bukan sekadar urusan "kurang perhatian", tapi berdampak pada struktur mental anak hingga dewasa. Bagi Anak Laki-laki: Ayah adalah blueprint (cetak biru) maskulinitas yang sehat. Tanpa figur otoritas yang suportif, anak laki-laki sering kali sulit mengambil keputusan dan kehilangan identitas diri. Penelitian dari Psychology Today menyebutkan bahwa mereka cenderung mencari validasi di tempat yang salah. Fenomena perilaku menyimpang atau krisis id...
- Get link
- X
- Other Apps