Posted by
BangAjie
on
Malam 1 Ramadhan Ada getar yang sulit didefinisikan saat adzan Maghrib berkumandang hari ini. Rasanya seperti sepasang kekasih yang telah sekian lama berselimut rindu dalam penantian panjang; malam ini, selimut itu akhirnya tersingkap oleh sebuah pertemuan yang begitu indah. Ramadhan telah kembali, mengetuk pintu hati dengan lembut. Seketika, rasa itu datang bertubi-tubi tanpa permisi. Bahagia itu membuncah, karena Allah ternyata masih mempercayai langkahku untuk kembali menghirup aroma suci bulan ini. Sebuah kesempatan yang belum tentu dimiliki semua orang. Namun, di sela bahagia itu, ada sesak yang mengharukan di dada—sebuah rasa yang tak sanggup kuurai dengan kata-kata, hanya bisa dirasakan sebagai getaran iman yang sedang mencari sandaran. Dan di sudut hati yang paling dalam, terselip kesedihan yang dalam. Aku menyadari betapa jauh jarak yang telah terbentang dari Ramadhan masa kecil dulu. Kenangan tentang rumah yang penuh tawa, hangatnya senyum orang tua kami, wejangan...
- Get link
- X
- Other Apps