Suara gemuruh di cakrawala pagi itu bukan berasal dari guruh guntur, melainkan dari deru layar yang terkembang gagah. Di ufuk timur, sepuluh kapal dari Kerajaan Bone yang dipimpin oleh barisan prajurit pilihan yakni pendekar-pendekar yang telah teruji dalam riuhnya pertempuran laut, mereka memotong jalur air, ditemani oleh dua sekoci besar milik Kompeni: Maccasser dan Arent . Di atas geladak Maccasser , Letnan Hendrik Collardt menatap pesisir di Labu Pukat, Sumbawa dengan kacamata jauh yang teropongnya kusam oleh garam laut. Di sampingnya, seorang perwira dari Kerajaan Bone, dengan keris terselip di pinggang dan mata yang setajam elang, memindai garis pantai yang terlihat sunyi dan mematikan. Mereka mencari Karaeng Pamolikang. Mereka membawa titah Gubernur Jenderal Joannes Camphuijs : basmi para perompak itu, atau Kerajaan Sumbawa akan benar-benar lenyap dari peta perdagangan Saleh, yang selama berhari-hari mengintai dari balik pepohonan lontar yang rapat di tepi Tuwa ( Hutan), melih...
- Get link
- X
- Other Apps